Wali Kota Bekasi Menanggapi Tercemarnya Kali Bekasi

Bekasi 17 Maret 2017, Air Kali Bekasi yang mendadak berubah warna menjadi putih kerena berbusa, sempat menjadi perhatian masyarakat disepanjang Kali Bekasi, tidak hanya itu pengendara yang melintas pun di Jalan M. Hasibuan sempatkan memakirkan kendaraan di bahu jalan untuk melihat dan memotret keanehan yang terjadi, Banyak warga sekitar yang menduga berbusanya air Kali Bekasi akibat adanya pencemaran limbah industri.

Terkait permasalahan itu Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi menyampaikan melalui pesan singkat bahwa Pemerintah Kota Bekasi sedang meneliti dan menguji tes laboraturium. 

|Perlu diketahui pencemaran itu datang dari hulu sungai Cilengsi, disana banyak pabrik| ujar Walikota. 

|Kita juga sudah laporkan ke Polres dan Kementrian Lingkungan Hidup, begitu juga dengan melaporkan ke Bupati Bogor, tercemarnya Kali Bekasi dikarenakan datang dari daerah hulu, tidak bisa Wali Kota melakukan penegakan ke wilayah hukum Kabupaten Bogor| tambahnya.

Laporan sementara yang dilakukan oleh UPTD Laboratorium lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melaporkan  bahwa kondisi pemantauan air sungai lokasi perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor, kondisi insitu Air berwarna keruh kecoklatan, Suhu 29 Derajat Celsius, Ph : 4,4 dan air berbuih banyak.

Kajian sementara terjadinya buih dalam aliran air kemungkinan penyebabnya karena PH rendah dan adanya turbulensi aliran.

Sumber potensial pertama Efluen IPAL biologi yg mengalami problem berpendapat bahwa Bakteri yg mati bisa menimbulkan buih berwarna coklat, kedua Leaching/ air limpasan dari tumpukan batu bara bara atau fly ash karena mengandung unsur sulfat. Biasanya berwarna hitam atau abu abu atau kecoklatan akibat bercampur dengan aliran yg berasal dari tanah galian. ketiga Air cucian/housekeeping dari jenis industri yang memakai atau memproduksi berbagai jenis minyak rantai panjang (minyak nabati dan hewani).

.

... penulis admin kategori Populer

Kota Bekasi

Social Links