- Penanaman Pohon dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026
- Bekasi Bergerak untuk Indonesia Asri!
- KEGIATAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM SEPEKAN
- GIAT K3 GABUNGAN BHAGASASI
- Masih bingung bedanya TPS 3R sama Bank Sampah? Atau mikir TPSS itu tempat sampah di depan rumah?
- PRESIDEN PRABOWO MEMPERKENALKAN GERAKAN INDONESIA ASRI
- Dinas Lingkungan Hidup Dalam Sepekan
- ASN BerAKHLAK
- Peresmian Sanitary Landfill TPA Sumur Batu
- COUNTDOWN PORPROV XV JAWA BARAT 2026 DIMULAI!
Berfikir sebelum dibuang

Berfikir sebelum dibuang
Sampah sisa makanan, bingungh mau diapakan?
Ups! Jangan dibuang begitu saja
Yuk, kelola sampah organik dan anorganik mu dengan cerdas agar tidak menumpuk dan bermanfaat bagi lingkungan.
Ini dia 3 tips mudah mengelola sampah yang wajib kamu tahu:
•Manfaatkan Maggot BSF untuk sampah organik dapur!
Sampah organik dapur bisa jadi santapan lezat bagi maggot Black Soldier Fly (BSF). Larva BSF ini adalah agen pengurai sampah organik yang super efektif. Lingkungan bersih, maggot kenyang!
• Ubah sampah sisa makanan Jadi Kompos!
Sampah sisa makanan juga bisa disulap jadi pupuk kompos yang kaya manfaat untuk tanamanmu. Cukup kumpulkan sisa makanan, campurkan dengan tanah atau dedaunan kering, lalu simpan di wadah atau lubang biopori. Tunggu hingga terurai sempurna menjadi kompos yang siap menyuburkan tanah.
• Sampah Anorganik? Setor ke Bank Sampah!
Untuk sampah anorganik seperti plastik, kertas, karton, logam, dan minyak jelantah, terapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Sampah bernilai ekonomis ini bisa kamu setorkan ke bank sampah terdekat. Konsepnya mirip menabung, tapi yang kamu tabung adalah sampah, bukan uang! Selain mengurangi tumpukan sampah, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan.
Yuk, mulai praktikkan tips ini di rumah! Agar sampah rumah kita tidak semua berakhir di TPA Sumur Batu, dengan mengelola sampah secara bijak, kita ikut berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Mari jaga bumi kita!











