- Bekasi Bergerak untuk Indonesia Asri!
- KEGIATAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM SEPEKAN
- GIAT K3 GABUNGAN BHAGASASI
- Masih bingung bedanya TPS 3R sama Bank Sampah? Atau mikir TPSS itu tempat sampah di depan rumah?
- PRESIDEN PRABOWO MEMPERKENALKAN GERAKAN INDONESIA ASRI
- Dinas Lingkungan Hidup Dalam Sepekan
- ASN BerAKHLAK
- Peresmian Sanitary Landfill TPA Sumur Batu
- COUNTDOWN PORPROV XV JAWA BARAT 2026 DIMULAI!
- DLH Kota Bekasi berkomitmen menolak Gratifikasi
Kegiatan Penguatan Kapasitas dan Penyamaan Persepsi Program Kerja BSIP

Kegiatan Penguatan Kapasitas dan Penyamaan Persepsi Program Kerja BSIP
Kota Bekasi, 20 November 2025
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melalui Bidang Pengurangan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3 (PSPLB3) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengurus Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) pada tanggal 19–20 November 2025. FGD bertempat di Ruang Rapat DLH Kota Bekasi, Jalan H. Djaini, Gedung Teknis Bersama, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengurus BSIP, khususnya terkait pemahaman dan penerapan teknologi modern dalam pengelolaan sampah. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas operasional serta efektivitas program pengurangan sampah di Kota Bekasi.
Salah satu sesi utama dalam FGD adalah Sharing Workshop Sirkuler Ekonomi Jepang ke-2, yang disampaikan langsung oleh Direktur BSIP. Melalui materi ini, para pengurus mendapatkan wawasan mengenai praktik terbaik penerapan ekonomi sirkular di Jepang. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menginspirasi pengembangan model pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kota Bekasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan kelembagaan dan sistem pelaporan reduksi sampah, mencakup tata kelola organisasi serta mekanisme pelaporan untuk mendukung peningkatan kinerja bank sampah.
Kegiatan FGD ini dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dra. Kiswatiningsih, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas Waste to Energy (WtE) membutuhkan waktu sekitar dua tahun. Oleh karena itu, Bank Sampah memiliki peran strategis dalam mengurangi volume sampah menuju TPA, khususnya sebelum fasilitas WtE dapat beroperasi sepenuhnya.
FGD diikuti oleh 97 pengurus BSIP, yang menunjukkan tingginya komitmen dan partisipasi para pengurus dalam memperkuat peran dan kapasitas bank sampah di Kota Bekasi.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung sukses dan lancar. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, aktif berdiskusi, serta saling berbagi pengalaman untuk memperkuat sinergi menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.











