- Pembangunan *Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi*
- Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
- Kolaborasi untuk Lingkungan, Bergerak untuk Bekasi
- Menindaklanjuti Pencemaran Air Kali Bekasi
- STOP PEMBAKARAN SAMPAH TERBUKA
- HASIL SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) TRIWULAN II TAHUN 2026
- Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan
- Laporan Penyampaian Kepatuhan LHKPN & LHKSN Tahun 2026
- KENALI JENIS-JENIS SAMPAH, MULAI DARI RUMAH
- MAKLUMAT PELAYANAN & JENIS LAYANAN DLH KOTA BEKASI
Market Sounding Proyek PSEL Kota Bekasi

Market Sounding Proyek PSEL Kota Bekasi: Langkah Strategis Menuju Kota Berkelanjutan
Pemerintah Kota Bekasi menggelar kegiatan Market Sounding untuk Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan, Selasa (22/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan strategis dalam mewujudkan solusi pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan, sekaligus menarik minat dan komitmen investor dalam proyek KPBU.
Rencana lokasi proyek direncanakan berada di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dengan kapasitas pengolahan 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan energi listrik hingga 18,5 MW.
Dalam kegiatan ini turut hadir dan serta penyampaian materi
Wali Kota Bekasi yang diwakili oleh Kepala Bappelitbangda Kota Bekasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Ketua Panitia Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, Koordinator Direktorat Pembiayaan Strategis dan Inovatif – Bappenas, Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Cipta Karya – Kementerian PUPR, Direktorat Penanganan Sampah – KLHK dengan moderator Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup.
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memastikan kesiapan proyek, penyampaian skema investasi, dan bentuk dukungan pemerintah pusat serta daerah. Diharapkan, proyek PSEL Kota Bekasi dapat menjadi model rujukan pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia.
Pemerintah Kota Bekasi terus berinovasi dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Proyek ini akan dibangun di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, dengan kapasitas pengolahan 1.000 ton sampah per hari dan produksi listrik ±18 MW menggunakan teknologi moving grate incinerator.










