Darurat sampah telah menjadi isu nasional di Indonesia, terutama karena akumulasi timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Hal ini menyebabkan tempat pembuangan akhir (TPA) telah melebihi kapasitas yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan dan berpotensi menimbulkan masalah sosial dan gangguan kesehatan. Penyebab utama dari situasi ini adalah kombinasi antara kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dan manajemen pengelolaan sampah yang kurang optimal.
Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mencari solusi atas persoalan darurat sampah yang semakin mendesak. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengubah sampah menjadi energi listrik melalui program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Breaking News
- Perubahan penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN kini resmi diberlakukan setiap hari Jumat
- Car Free Day Kota Bekasi DITIADAKAN SEMENTARA
- Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
- Uji Emisi Kendaraan Gratis yang terbuka untuk umum
- DLH Kota Bekasi Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat Terkait Dugaan Pencemaran Udara
- Perubahan bentuk apresiasi dan ucapan selamat dari karangan bunga menjadi bibit pohon
- Yuk, berburu takjil dengan cara yang lebih bijak dan ramah lingkungan
- Gerak Cepat Perbaikan Zona Buang TPA Sumurbatu
- Perubahan Peraturan Gratifikasi Kalian bisa cek langsung informasi nya disini
- Cara Mengatasi Lonjakan Sampah Saat Ramadhan
Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments


2.jpg)



3.jpg)




