Darurat sampah telah menjadi isu nasional di Indonesia, terutama karena akumulasi timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Hal ini menyebabkan tempat pembuangan akhir (TPA) telah melebihi kapasitas yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan dan berpotensi menimbulkan masalah sosial dan gangguan kesehatan. Penyebab utama dari situasi ini adalah kombinasi antara kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dan manajemen pengelolaan sampah yang kurang optimal.
Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mencari solusi atas persoalan darurat sampah yang semakin mendesak. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengubah sampah menjadi energi listrik melalui program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Breaking News
- Pembangunan *Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi*
- Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
- Kolaborasi untuk Lingkungan, Bergerak untuk Bekasi
- Menindaklanjuti Pencemaran Air Kali Bekasi
- STOP PEMBAKARAN SAMPAH TERBUKA
- HASIL SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) TRIWULAN II TAHUN 2026
- Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan
- Laporan Penyampaian Kepatuhan LHKPN & LHKSN Tahun 2026
- KENALI JENIS-JENIS SAMPAH, MULAI DARI RUMAH
- MAKLUMAT PELAYANAN & JENIS LAYANAN DLH KOTA BEKASI
Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










